Penyembuhan saraf kejepit

Terapi saraf kejepit oleh TAHITIAN NONI

Apa itu saraf kejepit ?

Tulang punggung sebenarnya adalah sederetan ruas dengan dilengkapi bantalan seperti gel yang menjembatani di antaranya. Penampang gel tersebut berisikan inti bernama nucleus dan pembatas pinggirannya yang bernama annulus. Postur bungkuk yang buruk akan merusak keharmonisan antara kondisi ruas-ruas tulang. Di mana sisi depan mengalami penekanan lebih banyak  sehingga mempercepat terjadinya proses perusakan bagian cakram (gel) pelindung antar ruas. Di mana isinya dari arah yang tertekan pada satu sisi itu akan bergerak menggeser kebelakang kemudian merobek bagian annulus, lalu menekan sisi saraf yang berada di belakang ruas tulang punggung.

Kondisi ini yang biasa disebut orang awam dengan istilah ‘Saraf Terjepit’ atau Pinch Nerve, di mana saraf terjepit oleh tekanan inti gel yang keluar.  Tekanan saat membungkuk biasanya akan terjadi pada area ruas tulang punggung bawah (lumbar) ke lima dan ke empat (L5-L4) dan menekan saraf sciatica(siatika) yang merupakan saraf terbesar serta terpanjang dari seluruh struktur tubuh manusia. Panjang   saraf siatika menyusuri punggung bawah hingga bagian belakang paha, betis sampai ke telapak dan ibu jari kaki. Karena itu nama yang popular dari kondisi ini adalah sciatica.

Gejala yang umum dialami adalah rasa sakit (ringan hingga hebat) di bagian punggung bawah merambat ke paha belakang hingga ke jari-jari kaki. Kadang hanya berupa rasa menggelitik, kesemutan atau mati rasa. Namun pada tingkat tertinggi mampu menimbulkan ketidak leluasaan hingga ketidak mampuan untuk menggerakkan bagian kaki.

Jika Anda mengalami gejala demikian, maka tidak perlu khawatir lagi. Karena penyakit dengan istilah “saraf kejepit” ini telah terbukti sembuh melalui Minuman Herbal penuh manfaat, yakni TAHITIAN NONI JUICE. Berikut testimoni dari Bapak Agus, seorang yang sembuh dari saraf kejepit dengan minum Jus Tahitian Noni.

Penyembuhan saraf kejepit

Moh. Agus Chirnu, Cimahi Jawa Barat – Terhindar Dari Operasi

terapi saraf kejepitSaya menderita saraf kejepit pada tulang belakang posisi L5 yang dampaknya berupa nyeri luar biasa pada pinggang dan kaki [kiri]. Dokter saraf merekomendasikan untuk dioperasi tetapi saya keberatan dan berusaha mencari alternative penyembuhan mulai dari pijat saraf, fisio terapi dan pengobatan alternative lainnya tetapi belum memberikan hasil yang memuaskan. Sementara saya sudah tidak masuk kerja selama 3 minggu.
Saya mengenal Tahitian Noni Juice dari searching di internet dengan kata kunci “pengobatan saraf kejepit”.

Tertarik dengan cara kerja Tahitian Noni Juice dan testimoni mereka yang telah mengkonsumsi Tahitian Noni Juice maka saya memutuskan untuk mencoba Tahitian Noni Juice. Mulai tanggal 25 Mei 2009 saya mengkonsumsi Tahitian Noni Juice dengan dosis 4 x 30 ml setiap hari. Alhamdulillah pada hari kedua sudah ada kemajuan, pada hari ketiga saya mulai masuk kerja walaupun masih diantar jemput karena belum bisa nyetir sendiri. Alhamdulillah seminggu kemudian saya sudah bisa nyetir mobil sendiri dan semakin hari perkembangan kesehatan saya semakin membaik, termasuk penyakit sinusitis saya [pernah dioperasi 2 kali].

Istri dan anak-anak juga mengkonsumsi Tahitian Noni Juice. Alhamdulillah penyakit kolesterol, asam urat dan maag yang diderita istri saya juga membaik setelah mengkonsumsi tahitiannoni  ini. Saat ini kami terus mengkonsumsi Tahitiannoni secara rutin untuk meningkatkan kesembuhan (khususnya untuk saraf kejepit dan sinusitis) disamping untuk memelihara kesehatan tubuh secara umum. Cara kerja Tahitian Noni Juice ini cukup unik dan bisa dirasakan progress-nya yaitu ditandai dengan adanya rasa sakit pada organ tubuh tertentu tergantung jenis penyakitnya, misalnya saya sempat buang-buang air besar selama 1 hari, setelah itu Alhamdulillah perut terasa membaik. Saya jadi ingat kalau selama ini perut memang sering bermasalah, sering masuk angin [pernah sakit maag]. Untuk kasus sinusitis, reaksi yang saya rasakan adalah tiba-tiba mengalami flu berat disertai demam dan batuk berdahak, dada terasa panas tetapi setelah dahaknya terbuang melalui batuk. Alhamdulillah sinusitis yang selama ini saya derita semakin membaik, frekuensi bersin-bersin setiap pagi semakin jauh berkurang dan tubuh terasa lebih fit. Rasa sakit tersebut bisa dijelaskan sebagai reaksi atas proses detoksifikasi yang sedang berlangsung selama mengkonsumsi Tahitian Noni Juice Hal ini perlu dipahami agar tidak terjadi salah persepsi dan menghentikan minum Tahitian Noni Juice gara-gara adanya reaksi tersebut dan menganggap Tahitian Noni Juice sebagai penyebabnya.

Puji syukur kepada Allah SWT atas karunia dan nikmat yang diberikan kepada kami sekeluarga, yang telah mempertemukan kami dengan produk ciptaanNYA yang berkhasiat luar biasa ini. Demikian, pengalaman kami sekeluarga dalam mengkonsumsi Tahitian Noni Juice ini untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi bagi orang lain.

Mulailah HIDUP SEHAT dan BERMANFAAT bersama TAHITIAN NONI JUICE

Hubungi kami

sms / telepon :

085647654783 / 085743018911 (pemesanan)

085643735332 / 08213731282 (konsultasi)

Email

noni.juskanker@yahoo.com

YM

noni.juskanker

Definisi kanker serviks

1. Apa itu kanker serviks?

Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu, bagian rahim yang terletak di bawah, yang membuka ke arah liang vagina. Berawal dari leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.

2. Bahaya kanker serviks

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira sebanyak 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.

3. Apa penyebabnya?

Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Namun, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.

4. Bagaimana penularannya?

Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.

5. Apa saja gejalanya?

Pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Itu sebabnya, Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear setiap dua tahun sekali. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut. Yaitu, munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding), keputihan yang berlebihan dan tidak normal, perdarahan di luar siklus menstruasi, serta penurunan berat badan drastis. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung, hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.

Mencegah Kanker Serviks

Meski kanker serviks menakutkan, namun kita semua bisa mencegahnya. Anda dapat melakukan banyak tindakan pencegahan sebelum terinfeksi HPV dan akhirnya menderita kanker serviks. Beberapa cara praktis yang dapat Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.
  • Hindari merokok. Banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.
  • Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.
  • Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.
  • Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.
  • Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur. Saat ini tes Pap smear bahkan sudah bisa dilakukan di tingkat Puskesmas dengan harga terjangkau.
  • Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.
  • Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.
  • Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Ini dapat dilakukan sendiri atau dapat juga dengan bantuan dokter ahli. Tujuannya untuk membersihkan organ intim wanita dari kotoran dan penyakit.

 Jika Anda mengalami gejala demikian, periksalah kesehatan Anda dan Jika benar Anda mengidap kanker serviks, maka jangan khawatir karena Tahitian Noni Juice akan membantu penyembuhan Anda. Kesaksian dari penderita, di sini

Mulailah HIDUP SEHAT dan BERMANFAAT bersama TAHITIAN NONI JUICE

Penyembuhan Kanker Serviks

Penyembuhan Kanker Serviks – Eva Agustine, Kanker serviks sembuh dengan Jus Tahitian Noni

kanker serviks sembuh

Kehidupan Eva Agustine Mariana seakan terputus. Sederet huruf hitam di selembar kertas itu bagaikan palu godam yang menghantam dada Eva: ia divonis kanker serviks stadium II. Hasil pemeriksaan 17 September 2008 di sebuah rumahsakit di Jakarta Barat itu membuat jiwa Eva terguncang. Ia mencoba meyakinkan diri bahwa apa yang dialaminya hanyalah igauan di siang bolong. Sayangnya tes ulang di sebuah rumahsakit di Jakarta Pusat pada Oktober 2008 makin meneguhkan hasil tes pertama: kanker serviks.

Kanker serviks merupakan jawaban atas serangkaian gejala perut kram dan tak nyaman hendak muntah. Tak hanya itu, flek hitam muncul jika ia merasa keletihan. Eva pun kerap merasakan sakit akibat perdarahan ketika berhubungan intim.

Untuk menghilangkan sel kanker, dokter menyarankan Eva kemoterapi 20 kali selama 2-3 bulan. Jika tak berhasil, penyinaran menjadi harapan terakhir. “Saat itu dokter bilang jangan harap punya anak. Bisa hidup pun sudah karunia Tuhan,” ungkap ibu 2 anak itu. Pilihan itu tak diambil Eva. Mafhum ketika mendengar kata kemoterapi, yang terbayang adalah Sisca. Kakak iparnya itu menderita kanker nasofaring. Setelah menjalani kemoterapi rambutnya rontok, badan lunglai, serta tak bisa mencecap akibat indera perasa menghilang.

TAHITIAN NONI JUICE
Kondisi Eva makin parah. Kesemutan dan sesak napas kerap menyatroni. Punggung pun terasa sakit dan hambatan berkemih mulai menghiasi hari-harinya. Pertengahan Desember 2008, ia memeriksakan diri ke rumahsakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan kanker telah menjalar ke pangkal paha: stadium III akhir.

Akibat vonis itu Eva takut tidur, “Saya takut tak bisa bangun lagi keesokan harinya,” ungkap perempuan kelahiran 1977 itu. Tak heran kondisi Eva melorot drastis. David, suami Eva, tak mau berpangku tangan. Ia menyambangi banyak herbalis untuk kesembuhan Eva. Namun, meski mengonsumsi berbagai ramuan herbal selama 3 bulan, hasilnya nihil.

Secercah titik terang muncul ketika ayah mertua Eva, Hengky, menyarankan konsumsi  Tahitian Noni Juice. Eva pun mulai mengkonsumsi 1 liter  Tahitian Noni Juice tiap hari. Dosisnya tiap 1 jam 4 seloki berukuran 30 ml. Wangi Tahitian Noni Juice yang tak sedap sempat mengurungkan niat Eva. Ia mengatasinya dengan menutup hidung dan meminum air putih sebanyak 1 liter. Dampak dari konsumsi  Tahitian Noni Juice, “Maunya tidur terus,” kata Eva.

Sembilan hari pasca konsumsi alat vital Eva terasa perih dan mulai mengeluarkan flek hitam dan bau tak sedap. “Rasanya seperti luka yang diberi jeruk nipis,” tutur perempuan kelahiran Jakarta itu. Mulai hari ke-11 dosis konsumsi dikurangi hanya setengahnya, 500 ml per hari. Hari ke-18 flek hitam yang keluar disertai darah. Badan lemas dan kepala terasa berat. Menginjak hari ke-28 darah yang keluar makin banyak. “Mungkin saat itu ada 1/4 – 1/2 liter darah yang keluar,” ungkap Eva. Hari-hari selanjutnya flek yang keluar mulai berkurang.

Pada Mei 2009, setelah menghabiskan 60 liter  Tahitian Noni Juice, kondisi tubuh Eva makin membaik dan terasa fit. Merasa senang dengan perkembangan yang terjadi, pada 10 Juni 2009 ia pun memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Sepekan pascapemeriksaan sebuah kabar gembira terbetik: hasil biopsi sel-sel abnormal dari tubuh Eva telah enyah. “Dokter menyatakan daerah serviks dan kandungan dalam kondisi baik dan sempurna,” tutur Eva.

Jika Anda salah satu wanita seperti Eva Agustine, maka jangan khawatir karena TAHITIAN NONI JUICE akan membantu penyembuhan Anda dari Kanker Serviks.

Mulailah HIDUP SEHAT dan BERMANFAAT bersama TAHITIAN NONI JUICE

Hubungi kami

sms / telepon :

085647654783 / 085743018911 (pemesanan)

085643735332 / 08213731282 (konsultasi)

Email

noni.juskanker@yahoo.com

YM

noni.juskanker